Showing posts with label Serba-serbi. Show all posts
Showing posts with label Serba-serbi. Show all posts

10 Macam Contoh Sangkar Pleci

Burung pleci atau ada juga yang menyebutnya burung perci semakin hari semakin banyak yang menggemarinya. Pada saat ini burung pleci sudah termasuk kategori burung lomba. Walaupun kecil burungnya akan tetap pleci mempunyai suara yang indah maka dari itu tidak heran kalau pleci bisa dikategorikan burung lomba. Burung ini termasuk burung yang mudah dalam perawatannya. Seiring dengan semakin banyaknya penggemar burung pleci maka mucul pula sangkar bermacam-macam sangkar pleci yang sangat indah dan disukai oleh penggemar burung pleci. Pada waktu lomba orang-orang penggemar pleci saling bersaingan model sangkar yang menarik untuk dilihat. Ukuran dari sangkar pleci tidak berubah hanya saja hiasan yang diberikan sangat bervariasi bisa jadi untuk sangkar pleci yang bagus bisa mencapai harga ratusan ribu hingga Jutaan. Berikut ini saya mengumpulkan dari contoh gambar-gambar sangkar pleci yang lagi ngetrend pada saat ini. Berikut ini penampakan dari sangkar-sangkar pleci tersebut.








Berikut tadi adalah 10 contoh sangkar pleci mungkin setelah melihat sangkar ini maka anda tertarik untuk mencari di pasar burung atau malah membuat sangkar sendiri di rumah anda.
Salam Gubuk Kicau

Tips Sukses Beternak Burung

Selamat pagi sobat Gubuk Kicau, burung adalah suatu hobi yang bisa membawa keuntungan. Tetapi burung tidak semua orang bisa mendapatkan keuntungan dari burung. Keuntungan yang didapat biasanya dari burung yang menang dalam perlombaan dan akhirnya meningkatkan harga jual burung tersebut. Ada lagi burung yang diternakkan dan berhasil dalam peternakannya sehingga membuat si peternak meraup omset puluhan juta per bulannya. Tetapi semua itu bukan hal yang instan, bukan hal yang mudah dilalui, semua pasti ada prosesnya. Kalau dengar hasil yang menggiurkan pasti banyak orang yang berbondong-bondong menirunya seakan-akan ikut lomba balapan siapa yang cepat dia yang menang. Sebenarnya bukan seperti itu sobat, kalaupun bisa seperti itu, mungkin itu kuasa Tuhan. 
Ada cerita dari seseorang sebut saja namanya dengan si-A yang hanya ikut-ikutan ingin beternak burung karena tergiur hasil yang fantastis akan tetapi si-A tidak mau menjalani prosesnya dan pada akhirnya dia jatuh. Yang dimaksud jatuh disini, dia menginvestasikan uang berjuta-juta bahkan sampai puluhan juta untuk membeli burung untuk diternak. Mungkin dalam waktu itu orang tersebut bisa menikmati apa yang dia investasikan dia senang sekali melihat-lihatnya bahkan bisa seharian hanya untuk melihat burung yang dia beli. Selang beberapa minggu orang tersebut mulai gelisah karena burung yang dia beli tidak kunjung bertelor, padahal waktu dia beli dari peternakan si-B burung tersebut sudah pernah bertelur dan tidak tahu mengapa pada waktu dibeli oleh si-A dan dimasukkan kedalam kandang baru milik si-A, burung tersebut macet tidak mau betelor. Si-A masih tetap saja optimis burung tersebut mau bertelor dan sudah membayangkan hasil yang didapat dari hasil peternakannya. Dari minggu ke minggu, bulan ke bulan tetap saja burung tersebut tidak mau bertelor si-A mulailah panik yang pertama ditanya adalah si-B penjual burung tersebut dan tidak sungkan lagi berkata kepada si-B sebagai penipu dan bermaksud mengembalikan burungnya dengan tujuan uangnya bisa balik lagi. Akan tetapi pada waktu pembelian tidak ada perjanjian maka si-B menolak untuk menerima kembali burung yang sudah dijual kepada si-A tersebut. Dengan tangan kecewa si-A kembali ke rumah dan tetap berfikir bagaimana caranya burung tersebut bisa bertelor. Akhirnya si-A tanya kesana kemari untuk mencari info tentang beternak burung, si-A bertanya dimana-mana mulai dari teman-temannya, mencari-cari info dari FB, web, forum dll. Dengan cara itu si-A tetap aja tidak bisa mendapatkan hasilnya. Dan setelah sekian lama mencari-cari tips untuk beternak burung dan tidak menemukannya maka si-A akhirnya menyerah dan menjual burung tersebut.


Cerita tadi adalah cerita nyata, sengaja saya tidak sebutkan namanya agar tidak terjadi kesalah pahaman. Dari cerita diatas dapat disimpulkan bahwasannya dalam beternak perlu pengetahuan untuk menerapkannya, perlu ketelatenan, perlu kecintaan terhadap burung tersebut. Ini tidak hanya dalam hal beternak burung. Dalam semua hal maka bidang usaha apapun PERLU PROSES DALAM MENGERJAKANNYA KEMUDIAN HASIL (PENDAPATAN) AKAN MENGIKUTINYA. 
Kalau anda tidak mau menjalani proses bagaimana anda bisa berhasil. Cintai dulu bidang anda, pelajari dan praktekkan jadikan anda sebagai ahli dalam bidang yang akan digeluti. Kalau dalam pembahasan sesuai judul disini maka pelajari dulu bagaimana merawat burung, bagaimana cara beternak, bagaimana cara mebuat kandang yang baik untuk beternak, bagaimana cara memberikan pakan yang sehat untuk ternak anda maka setelah itu baru penghasilan yang akan mengikuti anda.
Semoga artikel ini bermanfaat Sekian dan Terima Kasih

Budi Daya Jangkrik

Pada akhir-akhir ini penggemar burung kicau semakin banyak. Baik burung kicau buat koleksi ataupun untuk diternakkan lagi. Seiring dengan semakin banyak penggemar burung kicau maka kebutuhan akan pakan burung semakin tinggi juga secara otomatis harganya juga terus merangkak naik. Makanan burung kicau tidak hanya mengandalkan voer saja tetapi burung kicau juga membutuhkan Extra Food (EF). Cotoh extra food seperti Jangkrik, Ulat, Belalang, kroto (anak semut) dll. Seandainya burung yang dipunyai cuma 1 atau 2 tidak jadi masalah kalau kita beli tiap 3-4 hari sekali tetapi semisal kita ternak dan mempunyai burung kicau lebih dari 10 kira-kira berapa uang yang harus di keluarkan untuk membeli extra food saja, belum kita beli keperluan burung yang lain seperti voer, vitamin dll. Kalau seandainya kita bisa budidaya extra food tersebut, kita tidak perlu repot-repot ngeluarin uang untuk beli extra food tersebut, bahkan kita bisa mendapatkan uang apabila hasil budidaya tersebut dibeli oleh orang. Nah....!!! Pada kesempatan kali ini saya akan membahas bagaimana cara budidaya jangkrik.
Dalam beternak jangkrik ada beberapa tahap yg perlu dilakukan yaitu:

1. Penyiapan Sarana & Peralatan

Karena jangkrik biasa melakukan kegiatan diwaktu malam hari, maka kandang jangkrik jangan diletakkan dibawah sinar matahari, jadi letakkan ditempat yg teduh & gelap. Sebaiknya dihindarkan dari lalu lalang orang lewat terlebih lagi untuk kandang peneluran. Untuk menjaga kondisi kandang yg mendekati habitatnya, maka dinding kandang diolesi dengan lumpur sawah & diberikan daun-daun kering seperti daun pisang, daun timbul, daun sukun & daun-daun lainnya untuk tempat persembunyian disamping untuk menghindari dari sifat kanibalisme dari jangkrik. Dinding atas kandang bagian dalam sebaiknya dilapisi lakban keliling agar jangkrik tidak merayap naik sampai keluar kandang. Disalah satu sisi dinding kandang dibuat lubang yg ditutup kasa untuk memberikan sirkulasi udara yg baik & untuk menjaga kelembapan kandang. untuk ukuran kotak pemeliharaan jangkrik,tidak ada ukuran yg baku. yg penting sesuai dengan kebutuhan untuk jumlah populasi jangkrik tiap kandang.
Menurut hasil pemantauan dilapangan & pengalaman. peternak, bentuk kandang biasanya berbentuk persegi panjang dengan ketinggian 30-50 cm, lebar 60-100 cm sedangkan panjangnya 120-200 cm. Kotak (kandang) dpt dibuat dari kayu, namun untuk mengirit biaya, maka dinding kandang dapat dibuat dari triplek. Kandang biasanya dibuat bersusun, & kandang paling bawah mempunyai minimal empat kaki penyangga. untuk menghindari gangguan binatang seperti semut, tikus, cecak & serangga lainnya, maka keempat kaki kandang dialasi mangkuk yg berisi air, minyak tanah atau juga vaseline (gemuk) yg dilumurkan ditiap kaki penyangga.

 

2. Pemilihan Induk

Bibit yg diperlukan utk dibesarkan haruslah yg sehat, tidak sakit, tidak cacat (sungut atau kaki patah) & umurnya sekitar 10-20 hari. Calon induk jangkrik yg baik adalah jangkrik-jangkrik yg berasal dari tangkapan alam bebas, karena biasanya memiliki ketahanan tubuh yg lebih baik. Kalaupun induk betina tidak dapat dari hasil tangkapan alam bebas, maka induk dapat dibeli dari peternakan. Sedangkan induk jantan diusahakan dari alam bebas, karena lebih agresif. Adapun ciri-ciri induk betina adalah mempunyai seperti jarum di bagian ekornya untuk yang induk jantan sebaliknya dan biasanya mengeluarkan bunyi (mengerik).

3. Reproduksi

Induk dapat memproduksi telur yg daya tetasnya tinggi ± 80-90 % apabila diberikan makanan yg bergizi tinggi. Setiap peternak mempunyai ramuan-ramuan yg khusus diberikan pada induk jangkrik antara lain: bekatul jagung, ketan item, tepung ikan, kuning telur bebek & kadang-kadang ditambah dengan vitamin. Disamping itu suasana kandang harus mirip dengan habitat alam bebas, dinding kandang diolesi tanah liat, semen putih & lem kayu, & diberi daun-daunan kering seperti daun pisang, daun jati, daun tebu & serutan kayu. Jangkrik biasanya meletakkan telurnya dipasir atau tanah. Jadi didalam kandang khusus peneluran disiapkan media pasir yg dimasukkan dipiring kecil. Perbandingan antara betina & jantan 10 : 2, agar didapat telur yg daya tetasnya tinggi. Apabila jangkrik sudah selesai bertelur sekitar 5 hari, maka telur dipisahkan dari induknya agar tidak dimakan induknya kemudian kandang bagiab dlm disemprot dengan larutan antibiotik (cotrymoxale).Selain peneluran secara alami, dapat juga dilakukan peneluran secara caesar. Akan tetapi kekurangannya ialah telur tidak merata matangnya (daya tetas). 

4. Proses Penetasan

Sebelum penetasan telur sebaiknya terlebih dahulu disiapkan kandang yg permukaan dlm kandang dilapisi dengan pasir, sekam atau handuk yg lembut. dlm satu kandang cukup dimasukkan 1-2 sendok teh telur dimana satu sendok teh telur diperkirakan berkisar antara 1.500-2.000 butir telur. Selama proses ini berlangsung warna telur akan berubah warna dari bening sampai kelihatan keruh. Kelembaban telur harus dijaga dengan menyemprot telur setiap hari & telur harus dibulak-balik agar jangan sampai berjamur. Telur akan menetas merata sekitar 4-6 hari. Untuk pakan jangkrik yang baru menetas beri voer dan bekatul. Untuk memanennya kira-kira jangkrik berusia 20-25 hari sudah bisa dijadikan pakan burung.

Demikian proses budidaya jangkrik. Semoga bermanfaat